Menjadi Gereja yang Sederhana
1 GEREJA YANG SEDERHANA Di tengah kompleksitas, temukan kesederhanaan. -Albert Einstein- Gereja kadang terlihat seperti “peti mati”, yang terjebak dalam banyak kompleksitas dan penyamaran yang luar biasa. Kesibukan gereja acapkali menjadi tempat persembunyian yang baik untuk menutupi ketiadaan hidup, terlalu kacau sehingga jemaat dibuat terlalu sibuk membuat gereja daripada menjadi gereja . Oleh karena itu, gereja harus kembali kepada Pemuridan Yesus, pemuridan yang sederhana. Gereja perlu terus bertanya pada diri sendiri, apakah orang-orang di gereja diubahkan? Apakah gereja menghasilkan murid-murid yang sejati, seperti murid yang dihasilkan oleh Yesus? Atau semua orang sibuk sendiri-sendiri? Dalam paper ini penulis akan memaparkan fakta-fakta yang terjadi di seputaran gereja yang secara keseluruhan diambil dari buku Simple Church , karya Thom S. Rainer dan Eric Geiger. Dengan harapan agar gereja tidak terperangkap dalam Skizofrenia pelayanan, serta berproses den...
Komentar
Posting Komentar